![]() |
| gambar oleh www.cherlyncolour.co.uk |
Cara mengetahui Kondisi Tulang Kita - Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas tentang Keropos Tulang tak Bergejalah, dimana suatu yang berakibat fatal tumbuh tanpa menimbulkan keluhan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengetahui kondisi tulang kita.
Untuk mengetahui kondisi tulang, kita bisa mengeceknya dengan densitometer, yakni alat pengukur kepadatan mineral tulang yang memakai teknologi DXA atau dual energy X-ray absorptiometry. Densitometer memeriksa tiga tulang utama, yaitu tulang belakang, tulang pergelangan paha dan tulang tangan. Ini adalah tiga area yang paling sering mengalami patah tulang.
Alat teknologi DXA terbaru ini, menurut Prof. Ichramsjah, lebih akurat dalam mengukur kepadatan tulang. Berbeda dengan alat sebelumnya yang hanya mengukur massa di tulang dalam atau tulang lunak, alat baru ini juga mengukur tulang luar atau tulang keras, karena tulang luar memegang peranan penting dalam kasus pengeroposan.
Saat ini, jumlah mesin pemindai DXA di Amerika sudah jauh lebih banyak tersedia daripada dulu. Banyak dokter yang dibagikan pemindai mahal ini secara cuma-cuma asalkan sang dokter mau berpartisipasi dalam studi terhadap obat-obatan osteoporosis, demikian ucap Cynthia Pearson selaku Direktur eksekutif National Women's Health Network. Di Jakarta sendiri, tidak semua rumah sakit memiliki alat ini.
Namun ketersediaan alat tes yang lebih dari cukup ternyata tidak membuat para wanita di Amerika menjalani pemeriksaan. Studi yang dilakukan oleh Medicare mengungkap hanya 14 persen klien wanita mereka yang menjalani tes kepadatan tulang. Separuh klien mereka bahkan tidak menjalani pemeriksaan apa pun selama tujuh tahun, menurut laporan jurnal Health Affairs.
Sebaiknya, tes kepadatan tulang dijalani sejak usia 35 tahun, karena mencegah lebih baik dibanding bila sudah mulai masuk masa menjelang pramenopause. Tujuannya agar bisa mulai menabung kalsium. "Osteoporosis bisa dicegah di usia pramenopause".
Baca juga Tips Menghindari Keropos Tulang.

No comments:
Post a Comment